![]() |
| Ilustrasi Perwakilan keluarga |
Depok— Proses komunikasi awal antara pihak WWI dan Maya terkait penyampaian suatu proposal diketahui masih menghadapi perbedaan pandangan mengenai pihak yang berwenang mewakili keluarga.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, proposal awal tersebut
disampaikan oleh pihak WWI melalui seorang pihak bernama Diana yang berperan
sebagai penghubung komunikasi. Penyampaian tersebut dilakukan tanpa melibatkan
anggota keluarga lainnya.
Namun demikian, pihak Maya menyampaikan bahwa yang
bersangkutan tidak dianggap sebagai perwakilan resmi keluarga, sehingga
komunikasi yang dilakukan melalui pihak tersebut dinilai belum dapat mewakili
kepentingan keluarga secara keseluruhan.
“Perwakilan keluarga pada prinsipnya perlu ditetapkan secara
jelas dan disepakati bersama agar setiap komunikasi dapat memiliki dasar yang
kuat,” demikian disampaikan oleh narasumber yang memahami situasi tersebut.
Sejauh ini, belum diperoleh informasi mengenai adanya
penunjukan resmi atau pemberian kuasa tertulis kepada pihak yang bersangkutan
untuk bertindak atas nama keluarga.
Sejumlah pihak menilai bahwa kejelasan mengenai status
perwakilan merupakan hal penting dalam setiap proses komunikasi maupun
negosiasi, guna menghindari potensi perbedaan penafsiran di kemudian hari.
Perbedaan pandangan ini disebut menjadi salah satu faktor
yang mempengaruhi kelanjutan komunikasi antara para pihak. .
