test

Tim Maung ASRI Bersihkan Sampah di Kali Licin, Respons Cepat Aduan Warga

Sumber Foto: detiknews

DEPOK— Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama Tim Maung ASRI kembali melakukan aksi bersih-bersih sungai. Kali ini, penanganan dilakukan di Sungai Kali Licin menyusul laporan warga terkait pendangkalan dan tumpukan sampah yang memicu banjir saat hujan deras.

Laporan tersebut diterima pada 10 Februari 2026. Sehari berselang, tim langsung melakukan pengecekan lapangan untuk mengidentifikasi sumber persoalan. Hasilnya, ditemukan sejumlah sampah yang menyumbat aliran sungai sehingga memperlambat debit air dan meningkatkan risiko genangan.

Petugas kemudian melakukan pembersihan di sepanjang aliran sungai untuk mengangkat sampah dan material yang menyebabkan pendangkalan. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi banjir, terutama saat curah hujan tinggi.

Koordinator Tim Maung ASRI, Tri Sakti Anggoro, mengatakan pihaknya berkomitmen merespons cepat setiap aduan masyarakat, khususnya yang berdampak pada keselamatan dan kenyamanan lingkungan.

“Kami segera turun ke lapangan untuk melihat langsung permasalahan yang dilaporkan. Setelah itu, kami berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar penanganan bisa dilakukan secepatnya,” ujar Sakti, Kamis (13/2/2026).

Ia menambahkan, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan. Menurut dia, pola kerja terpadu memungkinkan penanganan lebih efektif dan hasilnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Sakti juga mengimbau warga untuk aktif melaporkan persoalan lingkungan di sekitarnya. Partisipasi masyarakat, kata dia, menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kebersihan dan mencegah banjir.

“Jika ada masalah di lingkungan, jangan ragu melapor. Kami akan datang, mengidentifikasi, dan menyampaikan tindak lanjutnya sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Aksi pembersihan Kali Licin ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Depok dalam mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai.

Ads

Ad Banner
Diberdayakan oleh Blogger.